Mutiara di ujung Timur Borneo part 2
Biduk-biduk, Labuhan Cermin
Minggu ke 2 di kota Berau, pas weekend kami merencanakan jalan-jalan menikmati suasana alam di kaltim, ya tujuan utamanya adalah biduk-biduk disana terkenal kalo pantainya bagus, lama perjalanannya kurang lebih sekitar 6 jam dari kota Berau melalui jalur darat. ya karena cuma emang ada itu sih jalurnya hehe.
Jalanannya bisa dibilang masih kurang bagus karena masih banyak lubang-lubang, sangat disayangkan ya :(( tapi seru sih karena kiri-kanan hutan lebat dengan berbagai jenis tipe pohon, ya asik deh pokonya apalagi buat yang sudah jenuh sama suasana kota.
setelah 6 jam perjalanan sampailah kecamatan Biduk-biduk, lokasinya dipinggir pantai, suasanya bagus banget buat menenangkan diri, pantainya putih bersih, dihiasi beberapa pohon khas pinggir pantai. dan perumahan warga yang unik-unik bentuknya. tapi sayangnya 1, kecamatan ini hanya dialiri listrik selama 12 jam saja pada malam hari. kira-kira beginilah penampakannya, oh iya btw ini fotonya cuma diambil pake kamera hp.
karena jalanannya kosong sampe bisa loncat-loncat, guling-guling pun bisa kalo mau hehe
kami juga menginap 1 malam disana, untuk penginapannya lumayan bagus dan nyaman. ada TV, AC, kamar mandi dalam, tempat tidurnya juga empuk. harganya pun terjangkau sekitar 300 ribu/malam. eiiitss tapi jangan lupa ya listrik cuma menyala pada malam hari :)))))))
Berhubung dibelakang penginapannya pantai, besok paginya aku dan temen-temen langsung mengincar sunrise hehe
setelah puas foto-foto kita lanjut dengan sarapan pagi yang disediain sama penginapan, sekitar jam 9 pagi kita lanjut ke wisata utama di Biduk-biduk, namanya Labuan cermin, coba tebak kenapa namanya itu?... yap bener karena itu airnya jernih banget, saking jernihnya dasarnya keliatan dan kalo saat pencahayaan mataharinya pas kamu seperti melayang diatas air.
untuk menuju ke Labuan cermin, kita harus naik perahu ketek sekitar 10 menit dari dermaga Labuan cermin, cukup membayar sekitar 20.000 rupiah saja untuk sewa 1 kapal, untuk peralatan selam seperti sepatu katak, baju pelampung, dan kacamata renang dikenakan biaya sekitar 50.000 rupiah saja. oh iya jangan lupa juga di dermaga spot untuk fotonya juga bagus-bagus kok.
kira-kira seperti ini penampakannya:
Dermaga Labuan Cermin
Labuan Cermin
oh iya ada yang lupa untuk cewe yang lagi dapet tamu disarankan jangan berenang di Labuan cermin ya, pokonya ga boleh aja klo kata nelayan disana. itu mitos disana sih, kita sebagai pengunjung ada baiknya menghormati budaya disana.
next aku akan ngebahas tujuan utama liburan di timur borneo part 3, yaitu Derawan :)














Komentar
Posting Komentar